Bisnis

Prabowo Bakal Non-Impor Solar Setelah B50 Berjalan

Program mandatori biodiesel B50 telah mulai bergulir, dan Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak akan lagi bergantung pada impor solar. Dalam pernyataannya, Prabowo menyatakan bahwa dengan program biodiesel B50, Indonesia dapat meningkatkan produksi biodiesel dan mengurangi ketergantungan pada impor solar.

Program biodiesel B50 merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan produksi energi terbarukan dan mengurangi dampak perubahan iklim. Dengan meningkatkan produksi biodiesel, Indonesia dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kemandirian energi.

Menurut Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 51 Tahun 2023, program biodiesel B50 wajib diikuti oleh seluruh perusahaan pengguna bahan bakar minyak. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi biodiesel dan mengurangi ketergantungan pada impor solar.

Program biodiesel B50 diharapkan dapat meningkatkan produksi biodiesel hingga 20% dari total produksi energi di Indonesia. Dengan demikian, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor solar dan meningkatkan kemandirian energi.

Dengan peluncuran program biodiesel B50, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia siap untuk menjadi negara yang mandiri dan berkelanjutan dalam hal energi. Program ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produksi energi terbarukan dan mengurangi dampak perubahan iklim.