Teknologi

Patch Windows Defender Ternyata Bisa Menghancurkan Disk Hard Anda

Patch perbaikan zero-day Defender yang dirilis Microsoft kemarin telah menemui masalah baru. Menurut peneliti yang menemukan kelemahan ini, patch tersebut bisa menyebabkan komputer Windows menulis file besar-besaran hingga menghabiskan ruang disk hard secara tak terduga.

Kelemahan yang diberi nomor CVE-2026-50656 ini telah membuat peneliti khawatir karena bisa digunakan oleh penyerang untuk mendapatkan kontrol administratif pada Windows 10 dan Windows 11, bahkan ketika proteksi waktu nyata telah dinonaktifkan.

Peneliti yang bekerja sama dengan Microsoft telah menemukan beberapa kelemahan zero-day lainnya dalam beberapa bulan terakhir, sehingga Microsoft terpaksa merilis patch untuk memperbaiki masalah ini.

Diketahui bahwa patch tersebut telah ditambahkan dengan fitur perlindungan tambahan untuk meningkatkan keamanan.

Perlu diingat bahwa patch ini akan diunduh dan diinstal secara otomatis tanpa perlu aksi dari pengguna.