Jika Anda pernah menggunakan chatbot seperti Claude, ChatGPT, atau Gemini, mungkin Anda pernah menanyakan sesuatu seperti 'Berikan saya sebuah angka acak antara 1 dan 10'. Jawaban yang Anda dapatkan biasanya adalah 7. Tapi, mengapa? Bukankah itu agak aneh?
Benar, kebanyakan model bahasa besar (LLM) saat ini terjebak dalam siklus groupthink. Mereka lebih mudah diprediksi dan kurang kreatif dalam responsnya. Tapi, bagaimana dengan brainstorming atau merencanakan liburan?
Startup Springboards dari Australia telah menciptakan LLM bernama Flint yang dapat mengatasi masalah groupthink ini. Flint telah dilatih untuk memberikan respons yang lebih beragam dan kreatif pada pertanyaan terbuka seperti 'Dimana saya harus pergi di Eropa?'
Dengan demikian, Springboards berharap dapat membuat chatbot lebih kreatif dan tidak terjebak dalam siklus groupthink. Ini adalah langkah besar dalam mengembangkan teknologi AI yang lebih maju dan dapat membantu manusia dalam berbagai pekerjaan.