Paris, Prancis - Kylian Mbappé menjadi korban komentar diskriminatif dari senator Paraguay, Maria Corazon Chino. Komentar tersebut diluncurkan setelah Prancis menang atas Paraguay di babak 16 besar Piala Dunia. Mbappé menghukum senator tersebut sebagai pribadi yang tidak pantas menjadi anggota legislatif.
Mbappé sangat marah atas komentar yang ia anggap sebagai 'despicable' atau tidak pantas, serta 'tidak layak' menjadi seorang senator. Reaksi Mbappé tidak hanya menimbulkan kekecewaan di kalangan penggemar, tetapi juga mendapatkan sambutan dari Presiden Prancis, Emmanuel Macron.
Presiiden Macron menegaskan bahwa komentar senator Paraguay merupakan tindakan yang tidak pantas dan harus dihukum. Hal ini menunjukkan bahwa komentar tersebut bukan hanya menimbulkan kekecewaan di kalangan individu, tetapi juga menimbulkan kekecewaan dari pemerintahan Prancis.
Komentar diskriminatif seperti ini bukanlah hal yang baru dan menimbulkan kekecewaan di seluruh dunia. Namun, reaksi Mbappé dan Presiden Macron menunjukkan bahwa komentar tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja dan akan dihukum.
Mbappé dan Presiden Macron menunjukkan bahwa komentar diskriminatif tidak akan dibiarkan begitu saja dan akan dihukum. Hal ini menunjukkan bahwa upaya untuk menumbangkan diskriminasi dan rasisme masih belum selesai dan masih perlu dukungan dari individu dan pemerintah.