Pengendalian diabetes tidak cukup hanya dengan mengontrol kadar gula darah. Pasien diabetes juga perlu memperhatikan pengendalian kadar LDL-C atau kolesterol jahat untuk menghindari komplikasi penyakit. Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke pada pasien diabetes.
LDL-C yang tidak terkendali dapat menyebabkan pembentukan plak pada dinding pembuluh darah, sehingga mempersempit pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke jantung dan otak. Hal ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
Oleh karena itu, penting bagi pasien diabetes untuk mengendalikan kadar kolesterol dengan mengonsumsi makanan sehat, berolahraga secara teratur, dan mengikuti saran dokter. Dengan mengendalikan kadar kolesterol, pasien diabetes dapat mengurangi risiko komplikasi penyakit dan meningkatkan kualitas hidup.
Dalam mengelola kolesterol, penting untuk memahami bahwa setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sangat dianjurkan untuk menentukan strategi pengelolaan kolesterol yang tepat.