Internasional

Iran Menebus Wafatnya Khamenei, Perang Dag digebrak US dan Iran

Iran menutup usia mantan pemimpin tertinggi Ali Khamenei setelah empat bulan sejak pembunuhannya melalui serangan udara. Sementara itu, dua hari serangan balasan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali menguatkan kekhawatiran akan kembali ke perang penuh.

Wafatnya Ali Khamenei diperayaan dengan kain penutup jenazah yang diangkat ke makam Imam Reza di kota kelahirannya Mashhad di timur Iran, di samping ribuan warga yang menunggu di luar dan mendengarkan doa. Namun, tak ada tanda-tanda penampilan umum putra Khamenei dan pewarisnya, Mojtaba Khamenei.

Pihak berwenang Iran menunda perayaan pemakaman Khamenei ke tiga kali sebelum akhirnya diadakan pada Jumat. Pada waktu yang sama, serangan balasan antara AS dan Iran semakin intens, memicu kekhawatiran akan kembali ke perang penuh.

Berdasarkan laporan terakhir, situasi saat ini menandakan bahwa perang dag antara AS dan Iran semakin menguat. Oleh karena itu, perlu diwaspadai adanya kemungkinan eskalasi konflik ini ke level yang lebih berbahaya.