IHSG mengalami penurunan yang cukup signifikan pada 7 Juli 2026, dengan penurunan lebih dari 1% yang menghentikan tren penguatan selama enam hari berturut-turut.
Penurunan ini terjadi setelah S&P DJI, salah satu penyedia indeks saham global terkemuka, memberikan peringatan terkait transparansi pasar Indonesia.
Peringatan ini diberikan dalam konteks untuk meningkatkan kualitas dan transparansi pasar saham di Indonesia, sehingga investor dapat memiliki kepercayaan yang lebih besar dalam melakukan investasi.
Dengan penurunan ini, IHSG ditutup di level 5.873, menandai akhir dari tren penguatan yang berlangsung selama beberapa hari sebelumnya.