Sebanyak 12 keluarga korban pembunuhan Lorenza Salgado Araujo, seorang imigran Meksiko yang terbunuh oleh petugas Immigration and Customs Enforcement (ICE) di Houston, mengajukan permohonan agar pemerintah Amerika Serikat untuk segera mengungkapkan video rekaman kamera pengawas dari insiden tersebut.
Salah satu alasan yang diungkapkan oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) adalah karena petugas yang terlibat dalam insiden pembunuhan tidak mengenakan kamera pengawas karena terjadinya pemangkasan anggaran pemerintah yang berlangsung selama 76 hari.
Pemangkasan anggaran tersebut sendiri merupakan akibat dari perdebatan politik di Kongres Amerika Serikat mengenai reformasi terhadap DHS setelah warga sipil dua orang terbunuh oleh petugas federal pada tahun lalu.
Para pendukung dan keluarga korban telah mengecam keras atas kebijakan pemerintah Amerika Serikat yang melawan hak-hak imigran dan mengutamakan keamanan.
Kerusuhan di Amerika Serikat masih terus meningkat dan diperkirakan tidak akan pernah berakhir.