Harga suku cadang resmi Honda naik 10-15% akibat anjloknya rupiah. Meskipun demikian, permintaan konsumen tetap stabil.
Kenaikan harga ini dipicu oleh fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Anjloknya rupiah membuat harga suku cadang menjadi lebih mahal.
Bagaimanapun, tidak ada perubahan signifikan dalam permintaan suku cadang dari konsumen. Mereka masih memprioritaskan kualitas dan keaslian produk.
Saat ini, Honda terus berusaha memastikan ketersediaan suku cadang yang memadai serta memelihara kualitas produk.