Malam ini, Mesir hanya beberapa detik dari kemenangan sejarah melawan Argentina, hanya untuk melihat mimpi mereka berubah menjadi asap dalam kekecewaan yang paling pahit. Di Accra, media menyatakan bahwa Ghana menolak permintaan kunjungan negara dari Presiden Cyril Ramaphosa karena serangan anti-pengungsi. Dan satu gambar saja telah menyalakan kembali salah satu skandal politik terbesar di Afrika Selatan.
Mesir, Ghana, dan Afrika Selatan telah mengalami momen-momen penting di Piala Dunia, tetapi tragedi telah menghantam mereka. Apa sebabnya? Dan bagaimana skandal politik berdampak pada perjalanan negara-negara Afrika di Piala Dunia ini?
Argentina yang berada di bawah tekanan untuk meraih kemenangan, sedangkan Mesir yang telah mencapai kesempurnaan di babak perempat final. Namun, tragedi tidak berhenti di situ. Ghana juga mengalami kesulitan dalam menangani xenofobia, yang berdampak pada keputusan mereka untuk menolak kunjungan Presiden Cyril Ramaphosa.
Sementara itu, skandal politik di Afrika Selatan kembali muncul karena satu gambar saja. Bagaimana kejadian ini berdampak pada perjalanan negara Afrika di Piala Dunia?
Setelah tragedi yang meluap, apakah Afrika masih memiliki harapan untuk mencapai kemenangan di Piala Dunia? Jawabannya tetap menjadi misteri.