Sebuah helikopter gunship US Army dilaporkan ditembak jatuh oleh drone Shahed Iran dekat Selat Hormuz, namun masih belum jelas apakah serangan itu disengaja atau hanya kebetulan. Berdasarkan laporan Axios, seorang pejabat pemerintah AS tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan bahwa drone Iran telah mengenai helikopter AH-64 Apache sebelum jatuh pada 8 Juni.
The New York Times kemudian membenarkan laporan tersebut melalui beberapa pejabat AS anonim, termasuk satu pejabat yang mengatakan bahwa penyelidik militer AS masih mengevaluasi apakah serangan drone Iran terhadap helikopter tersebut disengaja atau tidak. Iran telah meluncurkan ribuan drone Shahed seperti itu terhadap berbagai target militer dan sipil di wilayah Teluk sejak 28 Februari 2026, ketika AS dan Israel memulai perang dengan serangan bersama ke Iran.
Drone Shahed sebagian besar mengenai target stasioner seperti pusat data Amazon dan fasilitas energi, serta kadang-kadang mengenai kapal komersial yang bergerak lambat di Selat Hormuz. Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas drone murah dalam menghadapi target yang lebih mahal dan canggih.