Bisnis

Diskon Tiket Kereta-Pesawat Berakhir: Mana yang Paling Meningkatkan Penumpang?

Setelah kebijakan diskon tiket kereta-pesawat berakhir, banyak orang mungkin berpikir bahwa penumpang akan menurun kembali. Namun, hasilnya ternyata tidak seperti itu.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan bahwa kebijakan insentif dan diskon transportasi ini bertujuan untuk mendorong masyarakat lebih banyak bepergian.

Hasilnya, penumpang kereta api meningkat sebesar 14,8% pada bulan Desember 2022 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sementara itu, penumpang pesawat meningkat sebesar 21,1% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Tapi, perlu diingat bahwa peningkatan penumpang ini tidak sama untuk semua rute. Beberapa rute kereta api masih mengalami penurunan penumpang, meskipun tidak signifikan.

Penumpang pesawat juga tidak sama untuk semua maskapai. Beberapa maskapai mengalami peningkatan signifikan, tapi beberapa lainnya masih mengalami penurunan.

Dengan demikian, hasil kebijakan diskon tiket kereta-pesawat ini masih perlu dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui apa yang paling efektif dalam mendorong penumpang.

Menariknya, hasil kebijakan ini juga menunjukkan bahwa masyarakat masih membutuhkan insentif untuk bepergian. Jadi, apakah kebijakan diskon tiket akan kembali digalakkan di masa depan?

Hal ini masih perlu dipertimbangkan oleh pemerintah dan industri transportasi. Namun, satu hal yang pasti adalah bahwa kebijakan diskon tiket telah berhasil meningkatkan penumpang kereta api dan pesawat.