Banyak orang masih berpikir bahwa pemeriksaan kolesterol hanya perlu dilakukan saat usia lebih lanjut. Namun, dokter tidak menunggu sampai itu terjadi. Cek kolesterol perlu dimulai sejak usia 20 tahun, terutama jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau lainnya.
Ada beberapa jenis kolesterol yang perlu diperiksa, yaitu kolesterol total, LDL (Low-Density Lipoprotein), HDL (High-Density Lipoprotein), dan trigliserida. Berikut adalah penjelasan singkat tentang setiap jenisnya:
Kolesterol total adalah jumlah kolesterol dalam darah. LDL, sering disebut sebagai 'kolesterol jahat', membawa kolesterol ke dinding arteri dan meningkatkan risiko timbulnya plak. HDL, di sisi lain, sering disebut sebagai 'kolesterol baik' karena membantu mengangkut kolesterol dari dinding arteri ke hati untuk dipecahkan.
Trigliserida adalah jenis lemak yang tidak larut dalam air dan dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Jika Anda memiliki kadar trigliserida yang tinggi, maka Anda perlu melakukan perubahan gaya hidup untuk menurunkannya.
Mengapa perlu melakukan pemeriksaan kolesterol sejak usia 20 tahun? Jawabannya sederhana: karena kolesterol yang tidak terkontrol bisa berakibat serius pada kesehatan, mulai dari pembentukan plak hingga serangan jantung. Dengan melakukan pemeriksaan kolesterol secara teratur, Anda dapat mengidentifikasi risiko penyakit jantung lebih awal dan melakukan perubahan gaya hidup untuk mencegahnya.
Perlu diingat bahwa pemeriksaan kolesterol bukan hanya dilakukan untuk orang dewasa. Anak-anak dan remaja juga perlu melakukan pemeriksaan kolesterol, terutama jika mereka memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau lainnya.
Dengan demikian, jangan menunggu sampai terlambat. Cek kolesterol Anda sejak usia 20 tahun dan lakukan perubahan gaya hidup untuk menjaga kesehatan Anda.