Setelah beberapa tahun beroperasi, BUMN baru Perminas (Persero) siap untuk membuktikan kemampuan baru dalam industri logam. Mereka telah memutuskan untuk bekerja sama dengan perusahaan tambang asal India, Midwest Limited dan Non-Ferrous Materials Technology Development Centre. Kolaborasi ini tidak hanya akan meningkatkan produksi logam tanah jarang di Indonesia, tetapi juga akan meningkatkan keberlanjutan industri ini.
Logam tanah jarang merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting untuk kebutuhan industri, terutama dalam produksi baterai, katup jantung, dan peralatan medis. Namun, logam ini juga sangat langka dan sulit untuk diekstrak. Oleh karena itu, kerja sama antara Perminas dan perusahaan India ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi biaya.
Menurut perusahaan, kerja sama ini juga akan membantu meningkatkan kapasitas produksi logam tanah jarang di Indonesia. Dengan demikian, Indonesia dapat meningkatkan eksportnya dan meningkatkan pendapatan negara. Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknologi di bidang ini.
Perminas berharap dapat menjadi salah satu pemimpin dalam industri logam tanah jarang di Asia Tenggara. Dengan kerja sama ini, mereka dapat meningkatkan keberlanjutan industri dan meningkatkan produksi logam tanah jarang di Indonesia.