CEO Anthropic, Dario Amodei, menerbitkan esai berjudul 'Policy on the AI Exponential' yang meminta aturan baru untuk mengatur penggunaan AI yang kuat. Ia membandingkan industri AI dengan penerbangan komersial yang diatur oleh Federal Aviation Administration (FAA) di AS.
Anthropic juga merilis dua peta jalan kebijakan, yaitu Advanced AI Framework untuk mengatasi risiko model yang berpotensi membahayakan dan Economic Policy Framework untuk mengatasi dampak AI pada lapangan kerja. Kedua peta jalan ini didukung oleh dana sebesar $350 juta.
Anthropic baru saja merilis model AI terkuatnya, Claude Fable 5, dan versi terbaru dari model Claude Mythos. Amodei menyatakan bahwa perusahaan telah lama mengadvokasi transparansi untuk AI yang berpotensi membahayakan. Ia menekankan bahwa aturan baru diperlukan untuk memastikan keamanan publik.
Bagi pengambil keputusan teknis, CIO, dan arsitek perusahaan, esai ini bukan hanya pernyataan politik, melainkan juga gambaran tentang keterbatasan operasional, regulasi, dan kekuatan kerja yang akan mempengaruhi teknologi perusahaan di masa depan. Tiga hal penting yang perlu dipahami oleh pemimpin perusahaan adalah: model AI mungkin menghadapi penundaan peluncuran karena aturan yang ketat, perusahaan harus mempersiapkan diri untuk menghadapi keterbatasan regulasi, dan aturan baru ini akan berdampak pada pengembangan teknologi perusahaan.
Dengan demikian, perusahaan perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan yang akan datang dan memastikan bahwa mereka dapat memanfaatkan AI dengan aman dan bertanggung jawab.