Setidaknya ada 842 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran yang telah disiagakan untuk menghadapi potensi unjuk rasa di Jakarta Pusat. Tindakan ini merupakan langkah preventif untuk menghindari kemungkinan konflik atau kerusuhan yang bisa terjadi selama acara unjuk rasa.
Menurut data yang diterima, personel gabungan tersebut terdiri dari anggota dari berbagai unit kepolisian, termasuk satuan brigif, satuan resimen, dan satuan lainnya. Mereka akan membantu memantau dan mengawasi situasi di lapangan, serta siap untuk memberikan bantuan jika diperlukan.
Penyebab utama meningkatkan siagaan ini masih belum jelas, tetapi pihak berwajib memastikan bahwa mereka siap menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Dengan demikian, masyarakat diharapkan bisa menikmati acara unjuk rasa dengan aman dan damai.
Meskipun belum ada informasi yang jelas tentang tujuan dari unjuk rasa ini, pihak berwajib tetap siap untuk menghadapi kemungkinan yang mungkin terjadi. Dengan 842 personel gabungan yang siap, diharapkan situasi di Jakarta Pusat bisa dipantau dengan lebih baik.